Memilih Oli Mesin untuk Mobil Berumur Diatas 5 Tahun


MaS BRO sekalian kaum Homosek alias hobi mobil seken, bagi sampean yang punya mobil seken berusia pakainya sudah lebih dari lima tahun, berikjut ada trik khusus pemakaian oli agar mobil anda awet. Ternyata walaupun jenis mobil dan merek olienya sama persis, tapi usia mobil beda, olinya harus beda. —-Nah berikut ini artikel yang dikutip James BOns dari on Agus Sopandi, suhu Blazer Indonesia—- monggo simak!

Mengapa demikian?Sejarah pemakaian oli apa saja yang dimasukkan ke mesin mobil (bekas) tentunya tidaklah sama. Bisa jadi beragam jenis dan merek oli telah digunakan untuk melumasi komponen-komponen mesin tersebut. Karakteristik tiap jenis dan merek oli berbeda sesuai dengan komposisi kimia didalamnya. Perbedaan karateristik inilah yang sedikit banyak berpengaruh pada proses keausan komponen mesin. Akibatnya tiap jenis oli menimbulkan tingkat keausan yang berbeda-beda untuk akumulasi waktu yang cukup lama. Inilah yang membuat kondisi keausan komponen setiap mesin akan berbeda-beda.Sebagai contoh, Mitsubishi Eterna keluaran 1993 milik si A, akan berbeda kondisi mesinnya dengan mobil yang sama model dan tahun keluarannya milik si B.

Konsekuensi dari keausan komponen mesin adalah pada pemilihan oli yang tepat untuk mesin tersebut. Nah, disinilah yang menjadi tantangan untuk merawat mesin mobil/motor kita dengan tepat.Untuk pemilik mobil/motor lama, mau tidak mau perlu mencoba-coba oli dari berbagai jenis dan merek untuk mesin mobil/motor kita sampai didapat jenis dan merek yang tepat.Jadi kita tidak bisa mendengarkan begitu saja pendapat teman yang merekomendasi oli tertentu untuk mobil/motor kita karena toh kondisi mesin kita pastinya berbeda dengan mesin teman kita.

Contoh kasus:Mitsubishi Eterna DOHC 1993 milik si A memakai oli merek XXX jenis 10w40 dan si A merasakan mesinnya bekerja baik, halus dan responsif, sementara ketika mobil yang sama milik si B diisi oli yang sama malah berbunyi tik-tik-tik-tik yang berasal dari bunyi HLA (Hydraulic Lash Adjuster) dan Rocker-Arm.Disini menunjukkan tingkat keausan pada komponen HLA dan Rocker-Arm pada mobil si B lebih tinggi ketimbang mobil si A walaupun jenis dan tahun keluarannya sama.

TIPS:Ketika kita baru membeli mobil bekas yang cukup berumur (5 tahun lebih), yang perlu kita lakukan berkaitan dengan oli (oil) adalah:

1. Engine Oil Flush: Menguras oli dan kotoran-kotoran di dalam mesin dengan cairan khusus (Engine Flush) sebelum mengganti oli.

2. Ganti Filter Oli: Gantilah filter oli dengan filter oli yang orisinil.

3. Ganti Oli: Pilihlah oli yang baik.

4. Transmission Oil Flush: Kuras dan ganti dengan oli transmisi baru yang disarankan pabrik.

5. Powersteering Oil Flush: Kuras dan ganti oli powersteering (misalnya: Dextron III, dst)

6. Brake Oil Flush: Kuras dan ganti oli rem (misalnya: DOT3 atau DOT4)

7. Transmission Clutch Oil Flush: Kuras dan ganti oli kopling (misalnya: DOT3 atau DOT 4).

INFO:Indikator umum jika oli cocok dengan mesin kita adalah:1. Suara mesin yang halus2. Putaran mesin yang ringan dan responsif3. Suhu mesin stabil4. Penguapan oli yang minim

Catatan:Artikel ini pernah dimuat di Majalah Autobild edisi 24 September – 7 Oktober 2005ditulis oleh F Saftari

16 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s