jump to navigation

Riding Ngawur Masih Menjadi Trend! 31 Januari 2013

Posted by Bonsai Biker in Portal Otomotif.
Tags: , , , , , , , , , ,
trackback

Sesaat ketika berkendara dengan melaju sekitar 60 kph, tiba-tiba mak seet, seseorang mengendarai motor nylonong belok kanan tanpa sein dan aba aba, mak cekiiit, kaki nginjek rem secara naluriah. Bayangkan bila tidak sigap, mak gubrakgh, belum lagi bila ditambah tabrak dari belakang dan dari arah berlawanan alias tabrak beruntun.

Israel Tembaki Warga Palestina, Ini Reaksi PBB
Nah Lebih Ngawur Lagi nih, Tentara Israel Tembaki Perempuan Palestia!!!!!!!!!

Di satu kesempatan lain ketika sedang riding tiba-tiba orang begitu saja keluar nylonong dari sebuah gang menuju jalan besar dimana kita sedang riding, mmm tanpa liat kiri kanan tanpa aba-aba, aiiihhh kontan beberapa kendaraaan, mulai dari motor, mobil hingg truk mengeluarkan bunyi mak ciiiiixxxxxtttt decitan rem mendadak. Mmmh bisa bayangkan apa yang terjadi, mak gubrakg-bruogh-brekk-gludugh, tabrak beruntun gara-gara si nylonong tadi.
Demikian juga pada satu sore, dimana kondisi lagi rame pulang kerja, seorang cewek mengendarai matik sedang asyuuuuuuik nelpon, ria. Tanpa sadar kendaraannya makin lama makin nengah sehingga kesenggol orang dari belakangnya yang sedang melaju, ya mak gubragh……….
Satu lagi ketika di jalan antar kota sedang riding santai, ternyata ada anak usia 13 tahun makek motor, tanpa helm dan sudah pasti tanpa SIM wong masih dibawah umur, uniknya mereka ini bertiga satu motor. Dan, mak trataabh, tiba-tiba si bocah melihat ada polisi sekitar 300 meter di depannya. Kontan karena takut, grogi dan kalap langsung tancap gas putar balik tanpa llihat arah depan dan belakang, wew bisa dibayangkan, mak gubragh, …….. dihajar mobil dari arah berlawanan.
So, sedemikian parahnya budaya riding kita yang dengan menggunakan ilmu kiralogi dan ngawuriah……!

About these ads

Komentar»

1. fitready - 31 Januari 2013

Ane pernah jd korban beginian nih, motor nyelonong dan ane sambut dgn tubrukan indah, jadilah ndlosor gubragh…

2. wasisimmortal - 31 Januari 2013

Aku ngalamin yang bawah, aku sekitar 60-70kph.
anak2 yang lagi pada drag liar. Ada polisi di depan langsung balik arah ke kanan. Aku banting ke kanan masih kena foot step kiri ku sama ban depan dia. nekug ke belakang full brow.
Aku lanjut nepi pelan2 sambil liatin yang aku tabrak, mungkin peyang pelk nya,,masih g jalan2 dia.

3. rusmanjay - 31 Januari 2013

saya pernah ngalamin yang mau belok kanan udah nyalain lampu sein kanan saya mau nyalip dari kiri. eh… bukannya berhenti ditengah jalan malah kembali ke kiri terus berhenti di sebelah kiri. hampir aja saya seruduk

4. REC*303 - 31 Januari 2013

Yang bikin ngawur itu papan petunjuk lalu lintas yang berbunyi “belok kiri langsung” alhasil yang belok kiri pasti langsung main nyelonong aja entah dimana pun dan kapan pun

munglulusanplaygroup - 31 Januari 2013

@rec
Betul mas
‘Belok kiri jalan terus’ ya jelas tabrakan, wong ke kiri disuruh terus ha ha

5. rider biasa - 31 Januari 2013

masih banyak… dan jumlahnya ribuan… silahkan liwat kalimalang…..

6. Vi - 31 Januari 2013

Mayoritas mmg klo ketemu perempatan kyk gt..Coba tes SIM tertulis byk yg salah pas soal prioritas jln ktk mlwti perempatan tanpa bangjo

7. at0zz - 31 Januari 2013

ati ati pakdhe nek ketemu sing ngonoan……..
mending minggir degh………..

http://at0zz.wordpress.com/2013/01/31/introducing-semut-liar-community/

8. Komengtator - 31 Januari 2013

Semoga Tuhan melindungi kita dan orang2 yang kita cintai dari biker2 maut yg semakin merajalela… amiin.

9. brigade jalan raya - 31 Januari 2013

SIM harus bener jangan calo.

brigade jalan raya - 31 Januari 2013

Kalau di bawah umur gitu. Orang tuanya lalai. Bisa kena pidana ga ya?

10. Bonsai Biker - 31 Januari 2013

hanya satu kata, waduuooooh

11. marga - 31 Januari 2013

ngawur = punya nyali. Tantang nyalimu :D

12. lexyleksono - 31 Januari 2013

Waaah baru td pagi mobilku diserempet motor gara2 slonong boy.. lg jln pelan2 tiba2 ada motor keluar dari gang langsung mau ke tengah, di saat bersamaan di samping saya ada motor yg lg melaju, ciiit…si motor ngerem sejadi-jadinya dan berusaha menghidari motor yg dr gang. Hasilnya tetep benturan..dan oleng pas kena ban depan mobil saya…untung kena ban jd gak lecet hehe..

13. munglulusanplaygroup - 31 Januari 2013

Budaya kliru yang dilestarikan
Dalam hal ini saya tidak bisa mengelak bahwa Anda benar ha ha
Kita mulai dari diri sendiri dan menurun ke anak2 kita ke depannya pasti lebih baik
Semoga

14. munglulusanplaygroup - 31 Januari 2013

Harus mas ortu juga kena
Kalau benar pembuatan SIM benar tentu ada pendidikan berlalu lintas
Di sekolahan saja jarang disinggung cuma hati2 di jalan dan taati rambu lalu lintas tidak menyeluruh dan tak ‘mendidik’
Saya ingat lihat film barat
Sebuah mobil akan melewati perempatan berhenti sejenak padahal jelas di tengah gurun dan dari arah kanan kiri depan sejauh mata memandang tak ada kendaraan
Pendidikan dan kesadaran adalah mutlak dalam berlalu lintas
Jika ada yang salah dimaklumi

no name - 31 Januari 2013

saya prnh dgr dr sorg kenalan di saat dia mengajukan pembuatan SIM di TEXAS saat ujian prakterk saat ti persimpangan kepala tdk noleh kiri kanan saja “TIDAK LULUS!” dan 1 hal lg saat beliau cerita di saat kecelakaan ada yg meninggal dan si korban meninggal bkn krn kesalahan “pengemudi laen” kr2 kasus “selonong boy” di atas maka ketika invetigasi di TKP dgn saksi n jg pegemudi tsb “tdk akan kena” pidana apa pun(wong bkn dia yg slh) klo disini “hukum rimba” berbicara apalagi klo mis motor menabrak mobil maka mobil yg slh pdhl di tabrak alasanya krn mobil bsr n roda 4,jd klo mobil serduk truck maka truck yg slh soalnya roda lebi dr 4 dan klo anda mengemudi “truck gandeng container 18 roda” maka klo ada kejadian apa2 cm bs pasrah wong roda paleng byk dan volume makan separoh jln terkecuali ckp nekad menyeruduk truck pengangkut “rudal” balistik :D

15. Triyanto Banyumasan - 31 Januari 2013

hari ini ngalamin slonong jagoan… malah berhenti ngomel ngomel, males ngurusi wong edyan xixixi

16. kudalumping - 1 Februari 2013

wahhh… ckckckck
seng seneng nylonong ngono mungkin wonge sakti pakdhe

17. Ulil ajwad - 1 Februari 2013

Salam jari kelinking


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.777 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: